Wahai ukhti tercinta
Tak seorang pun di antara kita yang tak membutuhkan nasehat, bahkan saya berkeyakinan bahwa seseorang yang menulis nasehat, sesungguhnya dialah orang yang paling membutuhkan nasehat tersebut dan saya terpanggil untuk menggoreskan nasehat ini. Sekarang saya memperingatkan kalian. besok kalianlah yang menasehati saya. Sebab sebuah peringatan, nasehat dan bimbingan bertujuan untuk al-Ishlah (perbaikan) dan al-Bina (membangun).
Bila kita menengok Sebuah bangunan maka di sana terdapat seorang insinyur yang mengatur segata sesuatu dan memberikan pengarahan kepada para pekerjanya agar bekerja dengan benar dalam membangun sebuah gedung yang kokoh hingga akhirnya terciptalah sebuah bangunan megah yang kuat, kokoh dan solid Maka nasehat dan tegur sapa itu senantiasa menolong seorang Muslim dalam menjalani kehidupannya. Ia memberikan bimbingan ke arah yang positif dan membangun serta menerangi jalan menuju kebahagiaan dan kesejahteraan.
Mutiara-Mutiara Berharga Ukhti yang mulia
Di hadapanmu sekarang ada 20 nasehat yang sengaja saya anugerahkan padamu karena panggilan cintaku yang mendalam terhadapmu, di samping rasa kekhawatiranku akan hilangnya kebahagiaan dan dirimu serta dalam rangka menjaga kelanggengan dan kehamionisan ikatan suci nan kudus itu, yaitu Ikatan Pernikahan.
Ukhti yang mulia.
Bersemayam di dalam ikatan suci itu suasana keharmonisan yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan, hingga tumbuhlah dengan subur generasi-generasi yang shaleh di dalamnya.
Bertitik totak dari harapan terwujudnya Sebuah kehidupan suami istri yang bahagia, tentram penuh kedamaian. Maka kupersembahkan pada kalian mutiara-mutiara nasehat ini. Terimalah!!! Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan.
Nasehat I
Tanyakanlah pada suamimu apa yang ia senangi dan apa yang tidak ia sukai, hingga engkau dapat membahagiakannya.
Nasehat 2
Tinggalkanlah segala sesuatu di saat suami ada dirumah, jangan sibulkan dirimu dengan yang lain.
Tak seorang pun di antara kita yang tak membutuhkan nasehat, bahkan saya berkeyakinan bahwa seseorang yang menulis nasehat, sesungguhnya dialah orang yang paling membutuhkan nasehat tersebut dan saya terpanggil untuk menggoreskan nasehat ini. Sekarang saya memperingatkan kalian. besok kalianlah yang menasehati saya. Sebab sebuah peringatan, nasehat dan bimbingan bertujuan untuk al-Ishlah (perbaikan) dan al-Bina (membangun).
Bila kita menengok Sebuah bangunan maka di sana terdapat seorang insinyur yang mengatur segata sesuatu dan memberikan pengarahan kepada para pekerjanya agar bekerja dengan benar dalam membangun sebuah gedung yang kokoh hingga akhirnya terciptalah sebuah bangunan megah yang kuat, kokoh dan solid Maka nasehat dan tegur sapa itu senantiasa menolong seorang Muslim dalam menjalani kehidupannya. Ia memberikan bimbingan ke arah yang positif dan membangun serta menerangi jalan menuju kebahagiaan dan kesejahteraan.
Mutiara-Mutiara Berharga Ukhti yang mulia
Di hadapanmu sekarang ada 20 nasehat yang sengaja saya anugerahkan padamu karena panggilan cintaku yang mendalam terhadapmu, di samping rasa kekhawatiranku akan hilangnya kebahagiaan dan dirimu serta dalam rangka menjaga kelanggengan dan kehamionisan ikatan suci nan kudus itu, yaitu Ikatan Pernikahan.
Ukhti yang mulia.
Bersemayam di dalam ikatan suci itu suasana keharmonisan yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan, hingga tumbuhlah dengan subur generasi-generasi yang shaleh di dalamnya.
Bertitik totak dari harapan terwujudnya Sebuah kehidupan suami istri yang bahagia, tentram penuh kedamaian. Maka kupersembahkan pada kalian mutiara-mutiara nasehat ini. Terimalah!!! Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan.
Nasehat I
Tanyakanlah pada suamimu apa yang ia senangi dan apa yang tidak ia sukai, hingga engkau dapat membahagiakannya.
Nasehat 2
Tinggalkanlah segala sesuatu di saat suami ada dirumah, jangan sibulkan dirimu dengan yang lain.
Nasehat 3
Jagalah, agar suami tidak mendengar suaramu, kecuali kata-kata lembut yang hadir ke telinganya walaupun kalian sedang berselisih.
Nasehat 4
Janganlah pemban tumu yang melayani suami. Engkaulah seharusnya yang melayaninya.
Nasehat 5
Jauhkan dari suami segala macam gangguan. Ciptakanlah sebuah suasana yang sejuk dan jadikanlah rumahmu taman dan tempat peristirahatan yang tenang dan nyaman.
Nasehat 6
Berhiaslah dengan hiasan yang terbaik agar suamimu tak tertarik dan melirik perhiasan lain.
Nasehat 7
Apabila suami terlambat pulang, janganlah memberondongnya dengan pertanyaan-pertanyaan dan mendebatnya tentang penyebab keterlambatannya, namun tunggulah beberapa saat hingga ia tenang, baru diskusikanlah hal itu dengan baik.
Nasehat 8
Jangan keluar rumah tangga tanpa seidzin suami. Jangan sekali-kali nampak dari dirimu hal- hal yang menjengkelkannya.
Nasehat 9
Berusahalah selalu untuk menggapai cinta dan kepercayaannya, niscaya suami akan menjadikan dirimu surganya.
Nasehat 10
Peliharalah kebersihan pakaian, rumah dan anak-anak.
Nasehat 11
Berusahalah untuk dapat merasakan kesedihannya dan suka citanya serta perasaan-perasaannya yang lain, karena sesungguhnya dirimu adalah bagian dari dirinya yang tak terpisahkan.
Nasehat 12
Jangan jadikan prasangka dan cemburu buta pisau yang menyayat-nyayat tali kasih sayang dan memporak-porandakan kehidupan kalian berdua.
Nasehat 13
Jadikanlah dirimu istri sejati yang menjadi sebab keshalehan suami dan menanjaknya aktivitasnya.
Nasehat 14
Jangan kau bebani suamimu dengan sesuatu yang tak disanggupinya. Bentangkan untuknya pola hidup sederhana, damai jauh dari kemewahan yang berlebihan.
Nasehat 15
lngatkanlah selalu pada suami akan kebaikan dan jangan banyak menuntut ataupun mengadu.
Nasehat 16
Jangan sebarkan nasehat suami di luar rumah karena tiap rumah memiliki rahasia masing-masing.
Nasehat 17
Taatilah suamimu, jangan menyalahi perintahnya. Sikap yang demikian merupakan wasiat Nabi saw.:
“Seandainya aku disuruh memerintah agar orang sujud kepada selain Allah niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya”.
Nasehat 18
Ridhalah terhadap keluarga dan kedua orang tuanya. Jangan menyebut kejelekan-kejelekan mereka, niscaya suamipun ridha terhadap keluarga dan kedua orang tuamu hingga makin bertambah rasa cinta dan hormatnya pada keduanya.
Nasehat 19
Berusahalah selalu mengubah-ubah caramu (uslub) bergaul, menata rumah, jenis makanan dan cara berpakaianmu. Tingkatkanlah dirimu kearah yang lebih utama dari waktu ke waktu. Niscaya semakin subur perasaan cinta, kepercayaan dan rasa hormatnya kepadamu.
Nasehat 20
Bersabarlah atas kejelekan dan aib yang ada padanya. Nampakkanlah kebaikan-kebaikannya.
Biarkanlah ia melihat dirimu selalu dalam keadaan terbaik. Akhirnya Jadilah engkau bumi (Patuhlah!) niscaya Ia akan menjadi langitmu (Hormat padamu).
Jadikan ia surga dan nerakamu! (di antara sebab yang dapat memasukkanmu ke neraka atau surga, pen). Dan ketahuilah bahwa engkau penyebab ketentraman dan kebahagiaan di rumahmu
Semoga pula Allah memberikan taufiq padamu ke arah kebaikan dan semoga Allah senantiasa memberi kebahagiaan terhadap setiap pasangan suami istri yang mu’min dan berserah diri.
Dikutip dari Majalah Al-Ishlah No. 308 - Alih Bahasa : Amantu Billah
0 komentar: